Ini aku
Ini aku
Ya...ini aku,aku yg biasa dipanggil dengan sebutan Azra yang mempunyai nama lengkap Azra Maulidia. aku terlahir dari orang tua yang menurut aku biasa saja tidak kaya dan tidak miskin, karena bagi saya itu kekayaan yang sejati itu adalah keluarga kita sendiri...,keluarga yang harmonis, damai, saling mengerti, dan saling memahami satu sama lain.
Aku lahir tahun 2004 dulu orang tua ku memang jaya(kaya), tetapi balik lagi yg saya maksud kekayaan yang sejati itu adalah keluarga kita. Pada saat saya lahir keluarga saya mengalami krisis ekonomi akibat demo mahasiswa tahun 1998. Saat itu orang tua saya mempuyai 2 bayi yang baru saja lahir.
Bertahan hidup bertahun-tahun itu adalah saya. Kadang saya bisa makan enak terkadang saya makan seadanya tapi itulah hidup kita harus syukuri atas nikmat yang tuhan kasih. Saya sampe bersekolah jalan kaki karena waktu itu motor ayah saya ditarik karena tidak sanggup membayarnya.
Bertahun-tahun saya mengalami itu setiap tahun saya rasakan tidak ada perubahan, sekalinya ada perubahan pun itu sedikit yang saya rasakan, akan tetapi perubahan itu datang dari dalam diri kita sendiri, jika kita tidak mau mengubahnya maka semua perubahan yang ada didalam diri kita dan yang kita rasakan tidak ada perkembangan.
Detik, menit, waktu, hari saya lalui saat tahun 2017 ibu saya jatuh sakit, koma, dokter memfonis ibu saya terkena gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah, shock ? Pasti kami sangat shock sekali disaat itu ibu saya sudah tidak bisa berbicara, disaat itu ibu saya hanya memejamkan mata nya saja, saya sempat berperang sangka kepada Tuhan " apa tahun ini ibu saya akan diambil" disitu saya dan keluarga saya frustasi dan pasrah terhadap kehendak Tuhan. Dan akhirnya Tuhan menjawab semua doa kami, kini ibu saya dapat tersenyum kembali dan dapat pulang ke rmh walapun beliau harus melakukan pengobatan cuci darah setiap minggu... Ya kita Telen saja pahitnya.
Disaat saya memasuki kls 9 saya merasakan dekat sekali dengan beliau walaupun tahun tahun sebelumnya sudah dekat, saya merasakan kasih sayang seorang ibu yang hangat.
tahun 2020 saya merasakan kehilangan seseorang yang saya cintai, ya ibu saya dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ya disaat itu saya merasakan hampa beberapa bulan sebelum ibu saya meninggal.
Sekarang saya sudah tidak merasakan hangatnya kasih sayang seorang ibu. Saya pernah berfikir kenapa semua jadi begini, tapi saya pikir lagi rencana Tuhan jauh lebih baik dari yang kita kira. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi untuk kedepannya. Rahasia Tuhan jauh lebih indah
INILAH HIDUP
" RODA TIDAK SELALU DIBAWAH, BEGITU JUGA DENGAN KEHIDUPAN"
Komentar
Posting Komentar